Without You
(chapter 1)
Kau adalah bagian dari kami.
Kau bilang ingin terus bersama kami,
Lalu kenapa kau melakukannya?
"Chansung-ah,
kau liat Jaebeom hyung?", tanya
Wooyoung.
"Molla", jawab Chansung tanpa
mengalihkan pandangan dari tabletnya.
"Ada
apa dengannya?“, gumam Wooyoung.
"Memangnya
kenapa?" tanya Chansung yang sepertinya mulai tertarik.
"Kau
tidak merasakan ada yang aneh dengan...", ucapan Wooyoung terhenti ketika
mendengar suara pintu dorm dibuka.
Jaebeom masuk dorm tanpa berkata apa-apa. Bahkan tanpa
menghiraukan tatapan dari kedua dongsaengnya
yang penuh curiga. Ia masuk ke kamarnya dan menutup pintu.
"Ada
apa dengannya?“, tanya Chansung heran.
Wooyoung
mendorong Chansung kesal. "Itu yang dari tadi kutanyakan. Kau tidak merasa
ada yang aneh dengan sikap Jaebeom hyung?“.
"Hmm…
entahlah", Chansung kembali pada layar tabletnya.
Wooyoung
melirik tablet Chansung yang penuh dengan artikel berita seputar artis korea.
"Ya, ada berita apa lagi?", tanya Wooyoung.
"....",
Chansung tidak menjawab.
"Ya!
Hyung sedang bertanya!", teriak
Wooyoung.
"Baca
ini.", ujar Chansung sambil mengulurkan tabletnya.
Wooyoung
menerima tablet yang disodorkan Chansung. Matanya mulai membaca artikel itu.
|
"2PM Jaebeom telah membuat para warga negara
Korea Selatan marah. Pasalnya komentar negatif mengenai Korea di akun pribadi Myscapenya telah menjadi topik perbincangan yang
sangat panas. “Korean is gay. I hate Korean", tulis Jaebeom. Hal ini dikhawatirkan bisa mempengaruhi karir
2PM ke depan….".
|
Mata
Wooyoung melebar seakan tidak percaya dengan apa yang dibacanya. Ia tak bisa
berkomentar apa-apa, hanya melongo memandang Chansung, memastikan jika apa yang
dibacanya memang benar. Hening sejenak. Mereka hanya saling menatap tak
percaya.
"Kami
pulang..!!“, suara teriakan Junho memecah keheningan.
"Lihat
apa yang kami beli.", ujar Taecyeon sembari mengeluarkan sesuatu dari
kantong plastik besar yang dibawanya. "Jjajann.!!" serunya sambil
mengangkat bungkusan besar Korean beef.
Tak ada reaksi dari Wooyoung dan Chansung membuat Taecyeon dan Junho terheran
heran. Padahal biasanya jika sudah melihat Korean
beef, kedua orang itu langsung berteriak dengan hebohnya.
"Ya,
ada apa?“, tanya Junho.
Wooyoung
mengulurkan tablet yang sedari tadi masih dipegangnya pada Junho. Taecyeon ikut
membaca artikel itu dan matanya melebar. Bahkan Junho yang bermata sipit jelas
terlihat terkejut ditandai dengan matanya yang melebar selebar yang bisa
dilakukan mata sipitnya.
"Apakah
Khun hyung sudah tahu?", tanya
Taecyeon.
Pintu
kamar Jaebeom dibuka. Jaebeom keluar. "Aku keluar sebentar.", ujarnya
singkat.
Setelah
Jaebeom keluar dari dorm, Wooyoung, Chansung, Junho, dan Taecyeon melakukan
rapat kecil.
"Bukannya
tadi Khun hyung dan Junsu hyung keluar bersama? Jika Khun hyung sudah tahu, kemungkinan besar
Junsu hyung juga.", jelas
Chansung.
"Benar
juga, sejak pagi tadi mereka sama sekali tidak mengucapkan sepatah katapun
sebelum pergi.", Junho setuju.
"Kita
harus minta penjelasan pada Jin Young hyung,
apa yang akan terjadi setelah ini.", usul Taecyeon.
"Sekarang
saja, kita tidak boleh membuang waktu dalam hal ini. Ini masalah serius.",
kata Junho.
"Bagaimana
jika hal yang buruk terjadi? Seperti...", kalimat Wooyoung terhenti sangat terlihat ia sedang menahan tangisnya.
"Netizens sudah banyak yang
berkomentar negatif, bagaimana ini, hyung?“,
tangis Wooyoung akhirnya pecah.
"Tenanglah,
pasti ada jalan keluar, sekarang ayo kita ke agensi dan menemui Jin Young hyung untuk minta penjelasan.",
kata Taecyeon menenangkan.
Wooyoung keluar dari gedung agensi dengan lemas. Langkah
kakinya terasa berat. Apa yang dari tadi dikhawatirkannya benar terjadi. Kata-kata
Jin Young hyung masih terus terngiang
di telinganya.
"Agar tidak terjadi resiko yang lebih besar,
apalagi jika berimbas dengan karir 2PM ke depannya, maka kami memutuskan untuk
menghentikan kontrak Jaebeom secara permanen. Dan mulai saat ini 2PM akan
memiliki 6 member."
Ketika
baru saja memutuskan untuk pulang, tiba-tiba ada yang mengehentikan langkahnya.
Wooyoung mendongak dan melihat hyungnya,
Nichkhun.
"Ayo
bicara sebentar.", ajak Nichkhun sambil menarik tangan Wooyoung dan
membawanya ke taman.
"Kenapa
hyung tidak memberi tahu lebih
awal?", tanya Wooyoung setelah duduk di kursi taman agensi sambil menatap
lurus ke depan.
"Mianhae, saat itu hyung juga sangat terkejut. Kukira berita yang tersebar itu tidak
benar, mungkin saja itu ulah antifans. Tapi setelah aku mengeceknya, berita itu
memang benar. Hyung tidak memberi
tahumu dan member lain karena hyung
khawatir, bagaimana reaksi kalian ketika mendengarnya.", jelas Nichkhun.
"Lalu,
Junsu hyung juga tahu?“, tanya
Wooyoung berharap hyungnya itu
menjelaskan lebih lanjut.
"Ya,
Junsu hyung juga sudah membaca
artikelnya."
"Jaebeom
hyung, apa dia tidak apa-apa?“ tanya
Wooyoung khawatir.
"Lusa,
Jaebeom hyung akan ke Amerika untuk
menenangkan diri dari masalah ini. Semua akan diurus oleh pihak agensi, geuraeseo geogjeonghajima."
To be
continue…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar