Without You
(chapter 2)
Kau adalah bagian dari kami.
Kau bilang ingin terus bersama kami,
Lalu kenapa kau melakukannya?
Wooyoung melangkahkan kakinya memasuki dorm. Sepertinya
Jaebeom sudah pulang. Wooyoung Berdiri sejenak di depan kamar Jaebeom yang
tertutup, hendak mengetuknya. Tapi gerakan tangannya terhenti. Ia mengurungkan
niatnya.
Bunyi bel membuyarkan lamunan Wooyoung. Ia menghela nafas
panjang dan berjalan hendak membuka pintu. Ternyata Minjae hyung, manajer 2PM.
"Ada
apa hyung?“, tanya Wooyoung.
"Bisakah
aku masuk dulu?", tanya Minjae hyung.
Wooyoung
mundur satu langkah memberi jalan untuk Minjae hyung masuk.
"Mana
yang lain?“, tanya Minjae hyung setelah
duduk di sofa.
“Belum
pulang. Apa ada yang mau dibicarakan?“ jawab Wooyoung tak bersemangat.
Minjae hyung tidak menghiraukan pertanyaan
Wooyoung. Ia mengeluarkan ponselnya dan menelepon seseorang.
"Cepat
pulang ada yang mau kubicarakan. Junho dan Chansung juga bersamamu, kan?“
perintah Minjae hyung yang sepertinya
menelepon Taecyeon.
"Kami sedang mencari Wooyoung, tadi dia
keluar duluan.", jawab Taecyeon di seberang sana.
Minjae hyung melirik Wooyoung, kemudian
melanjutkan. "Hyung sudah
bersamanya, cepat kalian pulang!"
"Mwo? Ye, hyung."
Wooyoung baru memyadari tadi ia pulang duluan tanpa
memberitahu member yang lain. Bahkan ia tidak ingat bagaimana caranya ia pulang
karena terlalu sibuk dengan pikirannya.
Minjae hyung
kembali menelepon, kali ini sepertinya Nichkhun. Dan lagi-lagi ia menyuruhnya
pulang.
Setelah semua member berkumpul di dorm, termasuk Jaebeom
yang keluar dari kamarnya karena mendengar suara Minjae hyung menelepon, Minjae hyung menjelaskan.
"Besok
akan diadakan jumpa pers untuk meluruskan masalah ini dan mengumumkan
penghentian kontrak Jaebeom." kata Minjae hyung.
Wooyoung melirik Jaebeom. Mencoba menebak bagaimana
reaksi Jaebeom ketika mendengar kata penghentian kontrak. Tiba-tiba Wooyoung
berkata.
"Ayo
kita pesta barbeque malam ini. Tadi hyung sudah membeli daging kan?",
tanya Wooyoung pada Taecyeon.
"Ya,
tentu saja. Minjae hyung juga harus
ikut.", seru Taecyeon.
“Kaja..!!”, teriak Junho yang memang hobi
berteriak.
Jaebeom
tersenyum melihat kelakuan dongsaengnya.
Malamnya mereka mulai memasak barbeque.
"Tidak
ada samgyupsal ya?, keluh Nickhun
yang merupakan penggemar samgyupsal.
"Kami
sudah bosan hyung. Bukankah jika hyung yang masak pasti samgyupsalnya tidak ketinggalan."
protes Junho yang disambut tawa member lain.
Sementara
hening, mereka sibuk sedang sibuk dengan daging barbequenya dan bergelut dengan pikirannya masing-masing. Tiba-tiba
Jaebeom berkata.
"Terimakasih
untuk semuanya."
Semua
member sontak menghentikan kegiatan makannya dan melihat ke arah Jaebeom.
Jaebeom
tersenyum sekilas. “Terimakasih sudah menghiburku. Dan maaf sudah membuat
kalian khawatir karena masalah ini. Maaf hyung
tidak bisa bersama kalian lagi. Kalian harus berjanji, kalian harus lebih
sukses. Hyung juga akan berusaha
melewati masalah ini dan bangkit kembali, walaupun tidak bersama kalian lagi.
Dan untuk Minjae hyung, terimakasih
untuk semuanya.” Ia menghela nafas. Tertawa melihat para dongsaengnya yang menangis.
“Ya, uljima. Kenapa kalian menangis?, babo-ya.”
“Hyung juga. Kenapa hyung menangis?” tanya Chansung sedikit kesal.
Jaebeom
tersenyum. “Ya, Wooyoung-ah, uljima.
Kami sedang tidak punya persediaan es krim saat ini.” canda Jaebeom yang
disambut tawa oleh para member kecuali Wooyoung.
Wooyoung
cemberut. “Belikan aku es krim.”, katanya singkat dan langsung masuk ke
kamarnya.
“Aigoo, dasar kekanakan sekali.”, umpat
Chansung.
“Hyung pulang dulu, sudah malam. Kalian
bersiap untuk jumpa pers besok. Terutama kau Jaebeom.”, pesan Minjae hyung sebelum melangkah keluar dari
dorm.
Esoknya
para member 2PM sudah berkumpul di gedung agensi untuk melakukan jumpa pers.
Minjae hyung menghampiri mereka.
“Para
wartawan sudah banyak yang datang. Persiapkan diri kalian. 5 menit lagi kalian
keluar.”, kata Minjae hyung.
“Ne, hyung.”,
jawab member 2PM.
Lima
menit kemudian mereka sudah duduk di kursi tempat diadakannya jumpa pers.
Minjae hyung dan Jin Young hyung juga ada di sana.
“Saya,
Park Jaebeom meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Korea
terkait masalah ini. Saya masih kecil ketika saya menulisnya. Saya tidak tahu jika akhirnya akan menjadi seperti ini. Dan
untuk menebus kesalahan, saya akan pergi ke Amerika dan tinggal di sana untuk
sementara. Saya benar-benar minta maaf yang sebesar-besarnya.”, ucap Jaebeom di
hadapan para wartawan.
“Saya
akan menambahkan. Dan mulai saat ini kontrak Jaebeom dengan JYP entertainment
akan dihentikan secara permanen. Oleh karena itu 2PM hanya akan tampil dengan 6
member. Ini kami putuskan agar tidak menimbulkan lebih banyak masalah.”, tambah
Jin Young hyung.
“Bagaimana
tanggapan kalian mengenai masalah ini?”, tanya seorang wartawan kepada member
2PM.
“Awalnya
memang sulit ketika pertama kali mengetahui berita ini, tapi kami berusaha
menerimanya. Kami berharap keputusan untuk menghentikan kontrak Jaebeom hyung adalah pilihan yang paling baik. Baik
untuk kami maupun Jaebeom hyung
sendiri.”, jawab Taecyeon mewakili para member.
“Kami
mohon maaf kepada semua Hottest karena telah mengecewakan kalian. Kami janji
kami akan tetap tampil sebagai 2PM yang dulu. Jadi tolong kalian terima semua keputusan
ini. ”, tambah Junsu.
“Lalu siapa
yang akan menjadi leader setelah Jaebeom keluar?”, tanya wartawan lain.
“Kami
akan memikirkannya nanti.”, jawab Junsu.
Tiba-tiba
Wooyoung mengambil alih microphone
yang dipakai oleh Junsu dan berkata.
“Kami
tidak akan menunjuk siapapun untuk menggantikan posisi Jaebeom hyung sebagai leader. Laeder 2PM adalah
Jaebeom hyung, tidak bisa dan tidak
akan digantikan oleh siapapun. Bagi kami Jaebeom hyung tetaplah laeder kami.”, kata Wooyoung dengan tegas.
Esoknya
Jaebeom meninggalkan Korea dan terbang menuju Amerika. Hanya Nichkhun yang bisa
mengantarkannya ke bandara karena member yang lain ada jadwal.
“Mianhae hyung, kami tidak bisa mengantarmu. Semoga sukses dan kembalilah ke
Korea agar bisa bertemu dengan kami lagi. Kami di sini juga pasti akan menepati
janji kami.”, kata Taecyeon pagi tadi ketika Jaebeom akan berangkat ke bandara.
“Tentu
saja, semangat untuk kalian. Fighting!”,
ujar Jaebeom menyemangati.
“Jaebeom
hyung, Fighting!”, seru para member dengan kompak.
Wooyoung
termenung di kamarnya siang itu. Jadwalnya sudah selesai.
“Hyung tahu kan siapa member yang paling
aku sukai? Itu hyung. Hyung jangan khawatir. Semua pasti akan
baik-baik saja. Kami berjanji tidak akan menunjuk siapapun untuk menggantikan
posisimu sebagai leader. Karena bagaimanapun juga, hyung tetaplah bagian dari kami.”, batin Wooyoung.
Tak
lama setelah keluarnya Jaebeom, 2PM merilis mini album barunya dengan nama 01:59 PM.
Kenapa dengan nama itu? Karena 2PM telah kehilangan 1 detik
berharganya, yaitu Park Jaebeom.
The End...